Mahasiswa Teknologi Pangan Undip Raih Pendanaan MEXT dan Lanjutkan Studi Master di Jepang

Semarang-tp.fpp.undip.ac.id – Ocha Ailsa Alifia, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip, berhasil menyelesaikan program penelitian di Jepang dengan mengangkat tema penggunaan gula D-allulosa. Penelitian tersebut berfokus pada pemanfaatan D-allulosa sebagai alternatif pemanis rendah kalori yang memiliki potensi aplikasi luas dalam pengembangan produk pangan fungsional. Keikutsertaan Ocha dalam program riset internasional ini menjadi bukti komitmen mahasiswa Teknologi Pangan FPP Undip dalam mengembangkan inovasi berbasis sains dan teknologi pangan global.

Tidak hanya menyelesaikan program penelitian, Ocha juga berhasil lolos seleksi untuk melanjutkan studi jenjang Master di Faculty of Agriculture, Kagawa University. Ia memperoleh pendanaan penuh dari Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT), sebuah beasiswa bergengsi dari Pemerintah Jepang yang sangat kompetitif di tingkat internasional. Pencapaian ini menjadi prestasi yang membanggakan, baik bagi Ocha secara pribadi maupun bagi Prodi Teknologi Pangan Undip.

Keberhasilan ini sekaligus mempertegas rekam jejak mahasiswa Teknologi Pangan Undip yang dinilai sangat kompetitif dalam meraih program studi lanjut di luar negeri. Lulusan dan mahasiswa prodi ini telah tersebar di berbagai negara seperti Australia, Jepang, Jerman, Kanada, Inggris (UK), Taiwan, Malaysia, serta Thailand. Program Studi Teknologi Pangan Undip secara konsisten menawarkan berbagai program pertukaran (exchange) dan kolaborasi internasional guna menstimulasi mahasiswa agar tangguh, adaptif, dan mampu berkompetisi di tingkat global. Prestasi Ocha diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani bermimpi dan menembus panggung akademik internasional.

WhatsApp
X
Facebook