Semarang, tp.undip.ac.id – Akademisi dan pemerhati ilmu pangan dari berbagai perguruan tinggi di Semarang mengikuti International General Lecture bertema “Advances in Food Lipid Crystallisation and Molecular Self-Assembly” yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan Professor Michael Rappolt dari School of Food Science and Nutrition, University of Leeds, United Kingdom, sebagai pembicara utama.
Kuliah umum tersebut merupakan bagian dari rangkaian International Program: Visiting Professor & International General Lecture yang diselenggarakan oleh Faculty of Science and Agricultural Technology UNIMUS. Kegiatan berlangsung di VIP Room GKBS lantai 9 UNIMUS dan diikuti oleh dosen, peneliti, serta akademisi bidang pangan bekerjasama dengan Teknologi Pangan Undip melalui program WCU.
Kegiatan dihadiri oleh sekitar 50 peserta secara luring, serta disiarkan secara daring sehingga dapat diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam jejaring Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) serta pengurus dan anggota PATPI Cabang Semarang yang berasal dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Prof. Michael Rappolt membahas perkembangan terkini mengenai kristalisasi lipid pangan dan molecular self-assembly, termasuk bagaimana molekul lipid tersusun dan membentuk struktur kristalin. Salah satu contoh yang dibahas adalah cocoa butter crystalline forms, yang berperan penting dalam menentukan karakteristik struktur, tekstur, kestabilan, dan sifat pelelehan pada produk berbasis cokelat.
Selain kuliah umum, rangkaian kegiatan juga diisi dengan meeting pra-Kongres PATPI. Pertemuan tersebut menjadi forum diskusi anggota PATPI, khususnya terkait persiapan kongres serta pembahasan proses pemilihan Ketua Umum PATPI. Forum ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antaranggota PATPI menjelang agenda organisasi di tingkat nasional.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan launching DiFOSSA dalam rangka menyambut World Food Day 2026. Program ini diarahkan sebagai wadah edukasi dan keterlibatan generasi muda dalam memahami isu sistem pangan, ketahanan pangan, pangan halal, aman dan bergizi, serta berbagai Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan dengan pembangunan pangan berkelanjutan.
Kehadiran anggota PATPI Semarang dari berbagai universitas, partisipasi mahasiswa secara daring, agenda pra-Kongres PATPI, serta peluncuran DiFOSSA menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai forum transfer ilmu internasional, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat jejaring akademik, organisasi profesi, dan kontribusi perguruan tinggi terhadap isu pangan global.

