
Universitas Diponegoro (UNDIP), melalui Departemen Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, berpartisipasi dalam 4th International Food Research Conference (IFRC) 2026 yang diselenggarakan di Bangi Resort Hotel, Malaysia. Konferensi ini menjadi wadah bagi peneliti dan akademisi dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian serta perkembangan terbaru di bidang ilmu dan teknologi pangan.
Dalam kegiatan tersebut, Swastika Dewi, S.T.P., M.Sc., peneliti dari Departemen Teknologi Pangan UNDIP, mempresentasikan penelitian berjudul “Volatile Compound Profile of Lemongrass Extract and the Effect of Lemongrass Extract towards Physical, Chemical, and Sensory Properties of Es Puter (Coconut Ice Cream).”

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan ekstrak serai sebagai bahan alami dalam pengembangan hidangan penutup beku tradisional Indonesia (es puter). Studi dilakukan dengan mengidentifikasi profil senyawa volatil pada ekstrak serai serta mengevaluasi pengaruh penambahannya terhadap karakteristik fisik, kimia, dan sensoris produk. Pemanfaatan ekstrak serai berpotensi memberikan karakteristik aroma dan cita rasa yang khas sekaligus menghadirkan inovasi pada produk pangan tradisional. Penelitian ini menunjukkan peluang pemanfaatan bahan alami dan sumber daya lokal untuk menghasilkan produk dengan karakteristik yang menarik serta memiliki nilai tambah.
Keikutsertaan Swastika dalam IFRC 2026 menjadi bagian dari upaya UNDIP dalam memperluas diseminasi hasil penelitian di tingkat internasional. Forum ini juga memberikan kesempatan untuk bertukar pengetahuan dan membangun jejaring dengan peneliti dari berbagai negara dalam bidang inovasi pangan, bahan alami, dan pengembangan produk. Melalui partisipasi dalam konferensi internasional ini, UNDIP terus mendorong inovasi berbasis penelitian dan pemanfaatan potensi bahan pangan lokal, sekaligus memperkuat kontribusi akademik dan jejaring internasional di bidang ilmu dan teknologi pangan.