Semarang-tp.fpp.undip.ac.id – Teknologi Pangan FPP Undip terus berperan aktif dalam mendukung penguatan ekosistem halal di Indonesia. Dalam sebuah workshop halal internasional yang diselenggarakan oleh PT Kayama Amanah Sejati pada 6-9 Maret 2025, perwakilan dari Pusat Kajian Halal Undip diundang sebagai narasumber untuk membahas integrasi sistem audit halal dengan manajemen mutu dan keamanan pangan.
Workshop ini berlangsung selama empat hari dan dihadiri oleh lebih dari 20 peserta dari berbagai negara, yang terdiri dari akademisi, pelaku industri pangan internasional, serta praktisi halal. Pada 9 Maret 2025, Dr. Ahmad Ni’matullah Al-Baarri, salah satu auditor halal di Undip yang aktif dalam kepengurusan di Pusat Kajian Halal Undip, hadir sebagai narasumber bersama dengan Prof. Widayat (berhalangan hadir), untuk menyampaikan materi mengenai audit halal dalam sistem jaminan produk halal (SJPH), yang menjadi aspek penting dalam sertifikasi halal di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Dr. Al-Baarri menyoroti bagaimana audit halal tidak hanya berfokus pada bahan baku dan proses produksi, tetapi juga harus terintegrasi dengan sistem manajemen mutu dan keamanan pangan yang sesuai dengan standar internasional seperti ISO 9001 dan ISO 22000.
“Penerapan audit halal yang komprehensif memastikan bahwa produk yang beredar di pasar tidak hanya halal, tetapi juga thayyib, sesuai dengan prinsip keamanan dan mutu pangan,” ungkap Dr. Al-Baarri dalam presentasinya.
Diskusi yang berlangsung dalam workshop ini menekankan pentingnya penerapan sistem jaminan halal secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi produk kepada konsumen. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai best practices dalam audit halal yang dapat diterapkan di berbagai industri.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Teknologi Pangan Undip semakin memperkuat kontribusinya dalam pengembangan industri halal di Indonesia dan internasional, sejalan dengan upaya pemerintah dalam implementasi regulasi jaminan produk halal.