Prodi Teknologi Pangan Undip Mantapkan Program Internasionalisasi dan Evaluasi Berkelanjutan

Semarang-tp.undip.ac.id — Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro memantapkan perencanaannya menuju internasionalisasi program studi pada Jumat, 3 Juli 2026 dalam rapat dosen Teknologi Pangan dan berlangsung di Ruang Sidang Senat FPP Undip.

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting terkait kesiapan program studi dalam menghadapi periode akademik baru, pelaksanaan program internasional, serta tindak lanjut evaluasi pembelajaran. Salah satu pembahasan utama adalah Program Penerimaan Mahasiswa Baru dan pengisian IRS di tingkat fakultas yang berlangsung pada 2 Juli hingga 10 Agustus 2026, dengan awal perkuliahan dijadwalkan pada 18 Agustus 2026.

Dalam rapat juga disampaikan bahwa dosen wali telah diusulkan sebanyak 9 dosen dan akan mengawal penuh rangkaian kegiatan PMB. Agenda lainnya adalah penyampaian keputusan terkait panitia ujian akhir Teknologi Pangan. Berdasarkan hasil yang telah ditetapkan, nama-nama yang masuk dalam PUAP Teknologi Pangan adalah Swastika Dewi, S.T.P., M.Sc., Hega Bintang Pratama Putra, S.T.P., M.Sc., dan Fariz Nurmita Aziz, S.T.P., M.Sc.

Rapat juga menyoroti capaian internasionalisasi program studi, khususnya pelaksanaan Undip Global Classroom di Teknologi Pangan yang telah berjumlah enam kegiatan. Program studi masih memiliki target kegiatan lainnya dan akan terus mengupayakan pelaksanaannya secara maksimal.

Selain itu, disampaikan pula keberhasilan Program WCU Teknologi Pangan bertajuk Harvesting the Future: Local Wisdom, Global Sustainability. Kegiatan yang diketuai oleh Haidir tersebut berhasil terselenggara dengan melibatkan 60 peserta dari 9 negara. Capaian ini menjadi salah satu bentuk komitmen Prodi Teknologi Pangan dalam memperkuat jejaring internasional dan mendorong kolaborasi akademik lintas negara.

Beberapa program WCU lain yang akan segera dilaksanakan juga turut dibahas, antara lain DEEP yang merupakan program inbound, International Symposium POCER di Malaysia, Difossa yang merupakan unggulan program lomba dari Undip, Summer Course Javanese Gastronomy, serta program adjunct professor yang akan dimulai pada 27 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan update pola sistem pengajaran di kelas. Sebagai bagian dari bagian siklus PPEPP semester sebelumnya, Prodi Teknologi Pangan juga akan memfasilitasi pertemuan antara dosen wali dengan anak wali dan anak bimbing pada 6 Juli 2026 mulai pukul 08.00 hingga 20.00. Dosen wali juga diminta untuk melaporkan hasil pertemuan kepada program studi melalui tautan form yang disediakan sebagai bahan tindak lanjut.

Melalui rapat ini, Program Studi Teknologi Pangan FPP Undip menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperluas kontribusi program studi dalam kegiatan internasional.

WhatsApp
X
Facebook