Semarang-tp.undip.ac.id – Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan inovasi pangan berbasis hasil riset dosen dan mahasiswa. Syahrina Amani berhasil membawakan seminar penelitian dengan topik Wheyfy sebagai bagian dari penelitian yang mendapat dukungan dari pihak industri. Wheyfy ini merupakan produk inovatif Undip dan berhasil ikut serta program hilirisasi Kemendiktisaintek yang juga sebagai bagian dari tugas akhir mahasiswa di bawah bimbingan Dr. Ahmad Ni’matullah Al-Baarri, S.Pt., M.P., Ph.D. dan Ir. Rudy Hartanto, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM.
Penelitian ini berfokus pada Wheyfy, produk minuman whey fermentasi yang menjadi salah satu produk unggulan Program Studi Teknologi Pangan Universitas Diponegoro. Wheyfy dikembangkan melalui kolaborasi antara Program Studi Teknologi Pangan dengan mitra industri sebagai bentuk hilirisasi hasil penelitian kampus. Inovasi ini juga telah memperoleh paten proses produksi, menandai pengakuan terhadap kebaruan teknologi yang dikembangkan serta memperkuat kesiapan produk menuju tahap komersialisasi.
Dalam penelitiannya, Syahrina mengkaji optimasi kualitas dan diversifikasi Wheyfy. Selama ini, proses produksi Wheyfy tengah difokuskan untuk tingkat komersialisasi. Penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan Wheyfy yang lebih banyak variannya, dalam rangka mendukung pengembangan produk fermentasi berbasis whey yang siap diproduksi secara berkelanjutan dalam skala industri.
Melalui penelitian-penelitian inovatif seperti ini, Program Studi Teknologi Pangan Universitas Diponegoro terus memperkuat perannya dalam menghasilkan teknologi pangan yang aplikatif, bernilai tambah, dan mampu menjawab tantangan pemanfaatan limbah industri susu menjadi produk pangan fungsional yang ramah lingkungan dan memiliki daya saing tinggi.
