Teknologi Pangan UNDIP Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri melalui Kunjungan ke Rumah Atsiri Indonesia

Semarang, tp.undip.ac.id – Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro melaksanakan kunjungan industri ke Rumah Atsiri Indonesia, Jalan Watusambang, Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti oleh dosen Teknologi Pangan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan akademik sekaligus mendukung pengembangan konten pembelajaran yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan industri pangan dan produk berbasis bahan alam.

Dalam kunjungan tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai sejarah Rumah Atsiri Indonesia, budidaya tanaman penghasil minyak atsiri, proses ekstraksi minyak esensial, pengendalian mutu, hingga strategi hilirisasi produk. Tim dosen pengampu matakuliah Teknologi Minyak Atsiri dan Rempah juga berkesempatan mengamati secara langsung bagaimana inovasi berbasis hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi produk komersial bernilai tambah melalui pendekatan yang mengintegrasikan sains, teknologi, bisnis, dan edukasi.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi referensi dalam penyusunan materi perkuliahan, studi kasus, serta pengembangan pembelajaran berbasis praktik (case-based learning) dan proyek (project-based learning). Dengan menghadirkan contoh nyata dari dunia industri, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses pengembangan produk, manajemen mutu, inovasi, hingga aspek komersialisasi hasil riset.

Selain mendukung pengembangan konten pembelajaran, kunjungan ini juga membuka peluang kolaborasi antara Program Studi Teknologi Pangan UNDIP dengan Rumah Atsiri Indonesia dalam bidang penelitian terapan, magang mahasiswa, kuliah praktisi, pengembangan produk, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan mampu memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri pangan dan bioindustri berbasis sumber daya alam Indonesia.

WhatsApp
X
Facebook