Universitas Diponegoro Raih Empat Penghargaan Bergengsi pada DiFoSSA Award POCER 2026

Kuala Lumpur-tp.undip.ac.id – Universitas Diponegoro kembali mengukir prestasi di tingkat internasional dengan meraih empat penghargaan pada ajang The International Food Systems and Sustainability Award (DiFoSSA Award) yang diselenggarakan pada The 8th International Conference and Postgraduate Colloquium on Environmental Research (POCER) 2026 di University of Nottingham Malaysia, pada 8–9 Juli 2026.

POCER 2026 diikuti oleh sekitar 400 peserta dari 29 negara, mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, serta pemangku kepentingan untuk berbagi inovasi dan hasil riset dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Sebagai bagian dari konferensi tersebut, DiFoSSA Award diselenggarakan untuk memberikan penghargaan kepada karya ilmiah yang memberikan dampak nyata terhadap pengembangan food systems dan sustainability.

Pada tahun ini, sebagaimana dilansir dari situs resmi https://difossa.org, DiFoSSA Award menganugerahkan penghargaan kepada 42 awardees, yang terdiri atas 21 penerima pada kategori Academics & General dan 21 penerima pada kategori Student, mencakup tujuh tema SDGs dengan masing-masing tiga peraih medali (Gold, Silver, dan Bronze)-lihat foto saat menerima penghargaan.

Universitas Diponegoro berhasil membawa pulang empat penghargaan, terdiri atas tiga penghargaan pada kategori Academics & General dan satu penghargaan pada kategori Student.

Prestasi tertinggi diraih oleh Dr. Setya Budi Muhammad Abduh dari Departemen Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro yang memperoleh Gold Medal pada kategori SDG 2 – Zero Hunger melalui paper berjudul “Improving the Hardness of Fried Waxy Potato by Cycled Blanching Toward Higher Potato Utilization to Support Sustainable Food System.” Penelitian tersebut menawarkan inovasi peningkatan kualitas kentang waxy goreng melalui teknik cycled blanching untuk meningkatkan pemanfaatan komoditas kentang sebagai bagian dari sistem pangan yang lebih berkelanjutan.

Pada kategori SDG 12 – Responsible Consumption and Production, Hanifa Maylasari dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro berhasil meraih Silver Medal melalui paper berjudul “Governing Youth Sustainable Consumption in Digital Spaces: A Habitus Surveillance Analysis of Anti Plastic Campaign.” Penelitian ini membahas strategi mendorong perilaku konsumsi berkelanjutan di kalangan generasi muda melalui kampanye anti-plastik di ruang digital sebagai upaya mendukung produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab.

Sementara itu, Faiz Kasyfilham dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro memperoleh Bronze Medal pada kategori SDG 17 – Partnerships for the Goals melalui paper berjudul “Silencing the Mine-Affected: Cultural Instrumentalization and the Depoliticization of Social Conflict in Mining Projects.” Penelitian tersebut menyoroti pentingnya tata kelola kolaboratif dan kemitraan dalam menyelesaikan konflik sosial pada proyek pertambangan guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Prestasi Universitas Diponegoro juga datang dari kategori mahasiswa. Katarina Siena Divayani Mahadewi, mahasiswa Departemen Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, berhasil meraih Silver Medal pada kategori SDG 2 – Zero Hunger melalui paper berjudul “The Effect of Ozone Oxidation on the Physicochemical Properties of Taro (Colocasia esculenta) Starch.” Penelitian tersebut mengeksplorasi pengaruh teknologi ozonasi terhadap karakteristik fisikokimia pati talas sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan diversifikasi bahan baku pangan lokal.

Dengan capaian tersebut, Universitas Diponegoro berhasil meraih empat penghargaan DiFoSSA Award, yang terdiri atas satu Gold Medal, dua Silver Medals, dan satu Bronze Medal. Prestasi ini menunjukkan kapasitas riset dosen dan mahasiswa Universitas Diponegoro yang mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sistem pangan berkelanjutan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Universitas Diponegoro sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif menghasilkan inovasi dan kolaborasi internasional dalam bidang food systems, sustainability, serta riset multidisiplin yang memberikan dampak bagi masyarakat global.

WhatsApp
X
Facebook