Universitas Diponegoro Tampilkan Kiprah Riset Internasional pada POCER 2026 di Malaysia

Semenyih, Malaysia.tp.undip.ac.id – Teknologi Pangan FPP Universitas Diponegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kolaborasi dan publikasi ilmiah internasional melalui partisipasi aktif sebagai coorganizer pada The 8th International Conference and Postgraduate Colloquium of Environmental Research (POCER 2026) yang diselenggarakan pada 8–9 Juli 2026 di University of Nottingham Malaysia. Konferensi internasional yang mengusung tema “Weaving a Resilient and Sustainable Future” ini diikuti oleh lebih dari 400 peserta dari 96 institusi di lebih dari 22 negara, serta menjadi wadah pertukaran gagasan dan hasil penelitian lintas disiplin untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sebagai salah satu co-organizer konferensi, Universitas Diponegoro tidak hanya berperan dalam penyelenggaraan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui keikutsertaan dosen dan mahasiswa sebagai plenary speaker maupun oral presenter. Keikutsertaan tersebut mencerminkan meningkatnya kualitas riset UNDIP yang mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus memperkuat jejaring akademik dengan berbagai universitas dan lembaga riset dunia.

Salah satu pencapaian membanggakan diraih oleh Prof. Moh Djaeni dengan coauthor Ahmad Ni’matullah Al-Baarri, PhD dari Universitas Diponegoro yang dipercaya sebagai Plenary Speaker. Dalam sesi tersebut, beliau menyampaikan materi berjudul “Air Dehumidification System for Efficient Postharvest Agriculture Drying” yang membahas inovasi teknologi pengeringan hemat energi melalui sistem dehumidifikasi udara untuk meningkatkan efisiensi pascapanen produk pertanian. Paparan tersebut menegaskan kepakaran UNDIP dalam bidang rekayasa proses dan teknologi pangan berkelanjutan.

Kontribusi Universitas Diponegoro juga terlihat melalui berbagai presentasi oral dari sejumlah fakultas dan pusat riset. Dari Fakultas Peternakan dan Pertanian, tim Program Studi Teknologi Pangan menampilkan serangkaian penelitian mengenai inovasi pangan berkelanjutan, di antaranya pemanfaatan limbah whey susu, peningkatan mutu kentang goreng melalui cycled blanching, optimasi ekstraksi senyawa bioaktif buah parijoto, formulasi mayonnaise berbasis asam alami, pengembangan functional snack bar, serta modifikasi pati umbi lokal menggunakan ozon. Penelitian-penelitian tersebut melibatkan kolaborasi dosen, mahasiswa, dan peneliti dari Food Research for Safety, Security, and Sustainability (FORC3S) serta Center of Research and Services Diponegoro University (CORES-DU).

Dari fakultas lain juga ikut serta, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, para peneliti UNDIP turut mempresentasikan berbagai kajian mengenai tata kelola keberlanjutan, agroekologi, dinamika politik lingkungan, kampanye pengurangan plastik, hingga isu sosial pada proyek pertambangan. Sementara itu, Fakultas Sains dan Matematika berkontribusi melalui penelitian bioteknologi terkait pemanfaatan mikroalga untuk bioremediasi produced water, yang menjadi salah satu solusi inovatif dalam pengelolaan limbah industri.

Secara keseluruhan, Universitas Diponegoro mengirimkan 11 presenter utama, terdiri atas 1 plenary speaker dan 10 oral presenter, yang berasal dari Fakultas Teknik, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Sains dan Matematika, serta kolaborasi lintas fakultas melalui Fakultas Kedokteran dan CORES-DU. Beragam topik yang dipresentasikan menunjukkan kekuatan multidisiplin UNDIP dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inovasi teknologi, pangan, lingkungan, kebijakan publik, dan bioteknologi.

Partisipasi aktif pada POCER 2026 menjadi bagian dari upaya Universitas Diponegoro melalui program WCU hasil coorganizer Teknologi Pangan FPP Undip dan Fakultas Teknik Nottingham University Malaysia untuk terus meningkatkan reputasi akademik di tingkat global, memperluas jejaring kolaborasi internasional, serta mendorong hilirisasi hasil penelitian yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran dosen dan mahasiswa UNDIP dalam forum ilmiah bergengsi ini sekaligus mempertegas posisi Universitas Diponegoro sebagai perguruan tinggi riset yang konsisten menghasilkan inovasi bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia maupun dunia.

WhatsApp
X
Facebook